Langkah Produksi Gerabah Barowi Ceramic...

Proses pertama adalah penggilingan tanah. Tanah yang digiling denngan mesin penggiling ini adalah tanah yang berasal dari campuran 3 warna tanah. Penggilingan tanah ini dilakukan sampai 3 kali, agar tanah yang dihasilkan dapat halus, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan gerabah terbaik.

Setelah tanah selesai digiling, tanah kembali dihaluskan, namun kali ini dengan menggunakan tangan. Tanah dibentuk bulat-bulat. Porsi bulatan tanah disesuaikan dengan besarnya gerabah yang akan dibuat.

Tahap selanjutnya adalah tahap yang utama yaitu membentuk gerabah dengan menggunakan teknik putar. Untuk membentuk gerabah yang diinginkan, bulatan tanah liat diletakkan di suatu alat putar (perbot) yang kemudian dibentuk dengan menggunakan tangan.

Setelah gerabah selesai dibentuk, kemudian gerabah diberi tambahan ornamen agar tampak lebih menarik.

Tahap berikutnya adalah menjemur gerabah di bawah sinar matahari agar gerabah tersebut tidak hancur saat proses pembakaran. Tahap penjemuran gerabah ini dilakukan hingga gerabah berubah warna menjadi cokelat keputih-putihan. Penjemuran gerabah rata-rata 1-2 hari.

Setelah gerabah dijemur, maka gerabah digosok dengan menggunakan ampelas/lap jaring-jaring. Apabila gerabah dijemur sampai benar-benar kering, gerabah digosok dengan menggunakan ampelas, namun apabila setengah kering, gerabah digosok dengan menggunakan lap jaring-jaring.

Tahap proses produksi berikutnya adalah pembakaran. Pembakaran dilakukan dengan menggunakan tungku besar.Suhu yang diperlukan dalam proses ini mencapai hingga 400 C

Gerabah yang sudah selesai dibakar dapat langsung dikirim kepada pemesan, apabila order berupa gerabah warna alami. Namun apabila order berupa gerabah souvenir maka dilakuan proses finishing terlebih dahulu berupa pelapisan warna.
Membuat Keramik Gerabah dengan Menggunakan Teknik Putar
(Download)
bravenet.com